BerandaPerpustakaan Susu → Susu Fonio

🌾 Susu Serealia

Susu Fonio

Fonio mungkin serealia budidaya tertua di Afrika, ditanam di sepanjang Sahel Afrika Barat selama lebih dari 5.000 tahun. Biji mungil yang cepat matang ini tumbuh subur di tanah miskin dengan air seadanya, itulah kenapa para koki dan ilmuwan pangan kini menilainya sebagai tanaman yang dibangun untuk abad yang makin panas — di Mali dia dijuluki 'biji semesta'. Sebagai susu, fonio masih wilayah perintis: diblender dan disaring di rumah, dia menghasilkan minuman ringan yang sedikit nutty dan manis manja dengan kurma atau vanila. Belum ada yang memasukkannya ke karton komersial, tapi seiring bijinya merebut rak supermarket Barat, rasanya tinggal menunggu waktu. Untuk sekarang, dia milik siapa pun yang punya blender dan sedikit rasa penasaran.

Masih baru — belum banyak merek komersial

Susu Fonio — tanaman asalnya, sedang tumbuh

Pertama, tanamannya.

Asal

Kawasan Sahel, Afrika Barat, dibudidayakan lebih dari 5.000 tahun

Rasanya seperti

Ringan dan lembut nutty, dengan rasa akhir bersih dan netral

Paling cocok untuk

Susu buatan rumah, smoothie, dan racikan manis dengan kurma

Sumber & kutipan

  1. Fonio (Acha), in Lost Crops of Africa: Volume I: Grains — National Academies Press, 1996
  2. International Year of Millets 2023 — Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO), 2023
  3. Yolélé | The Vibrant Flavors of West Africa — Yolélé Foods, n.d.